26 April 2014

Menguji Perubahan New Luxio

SETELAH diuji kendara oleh jurnalis secara serentak di empat kota besar di Tanah Air pada awal Maret 2014, pekan lalu giliran Jakarta yang dijadikan lokasi test drive Daihatsu All New Luxio. PT Astra International Tbk-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) memilih rute Jakarta-Sentul City untuk menguji kenyamanan salah satu multipurpose vehicle (MPV) andalan Daihatsu yang versi barunya diluncurkan pada Februari 2014 lalu.

Kenyamanan menjadi target pengujian karena All New Luxio memang diposisikan sebagai kendaraan tamasya keluarga. Namun, jangan lupakan pula tampilan New Luxio yang kini penuh dengan fitur dan sentuhan yang lebih memberikan nuansa mewah dan elegan. Tampaknya Daihatsu ingin memadukan dua unsur tersebut untuk mencari perhatian mayoritas konsumen yang saat ini harus diakui lebih melirik low MPV bonnet (berhidung) seperti Daihatsu Xenia dan sejenisnya.

Dengan New Luxio yang beberapa perubahannya merupakan respons atas masukan dari konsumen, Daihatsu cukup percaya diri mampu berbicara banyak di tengah persaingan segmen MPV yang keras.

Secara tampilan, New Luxio memang berbeda banyak dengan generasi pertamanya yang menyapa publik Indonesia sejak 2009 lalu. Di eksterior, misalnya, perubahan paling terlihat ialah desain grille depan lebih berisi ditambah nuansa kromium. Pemanfaatan ornamen kromium itu berlanjut ke sisi depan dan samping mobil.

Di kiri dan kanan badan Luxio termutakhir, Daihatsu menambahkan side body molding yang juga beraksen krom. Itu membuat bodi New Luxio terlihat berlekuk.

Perubahan dan perbedaan antara Luxio generasi baru dan generasi lama kian terasa saat Media Indonesia masuk ke kabin untuk memulai perjalanan ke Sentul City dari Kantor AI-DSO di Sunter, Jakarta Utara. Beberapa saat setelah membenamkan badan di bangku pengemudi yang cukup empuk, pandangan langsung tertuju pada dasbor atraktif dengan model two tone, kombinasi warna hitam dan abu-abu gelap. Nuansanya agak gelap meski masih berkesan mewah. Setir baru model palang tiga sebetulnya cukup menyita perhatian. Namun, sayangnya itu tidak disempurnakan dengan keberadaan fitur tilt steering. Untungnya lingkar kemudi nyaman digenggam dan dikendalikan.

140 km/jam Berlanjut ke soal mesin. Jalan Tol Dalam Kota dan Tol Jagorawi yang menjadi menu utama hari itu sangat cocok untuk menguji performa dari mesin 4 silinder 1.495 cc bertenaga 97 dk dan torsi 134 Nm. Saat diisi tiga penumpang, mobil ini mampu kami lesatkan hingga jarum spedometer menunjukkan angka 140 km/jam. Akselerasinya cukup mantap untuk ukuran sebuah mobil keluarga yang tak mengejar kecepatan.

Di bangku belakang, penumpang bisa menikmati perjalanan dengan nyaman. Ayunan mobil akibat jalan bergelombang atau saat pengemudi mencoba bermanuver tak begitu terasa. Apalagi, dengan dimensi panjang 4.215 mm, lebar 1.710 mm, dan tinggi 1.915 mm, New Luxio memiliki interior yang luas dan lega.

Kenyamanan juga masih terjaga saat mencoba duduk di bangku paling belakang. Ruang kaki dan kepala terasa lega plus sandaran bangku yang bisa dimundurkan. Jika ingin keluar, tinggal memencet fitur one touch tumble di kursi baris kedua, bangku baris kedua itu akan melipat dengan sendirinya. Pada akhirnya kami jadi mengerti mengapa Daihatsu memosisikan New Luxio sebagai salah satu andalannya. Kenyamanan untuk keluarga tampaknya menjadi kata kunci. (Pun/S-3) Media Indonesia,24/4/2014, halaman 25.