16 Oktober 2014

Level Berbeda Suzuki APV dan Karimun Wagon R

SUZUKI APV dan Karimun Wagon R memang bermain di kelas `bawah' di segmen multipurpose vehicle (MPV) serta low cost green car (LCGC). Meski demikian, kehadiran dua varian anyar untuk setiap model membuat status tersebut sedikit tersamarkan.

Keduanya ialah New APV Luxury dan Karimun Wagon R GS yang merupakan tipe teratas bagi setiap model. Kedua mobil ini dijajal Media Indonesia Jumat pekan lalu dengan rute Pondok Indah, Jakarta-Alam Sutera, Serpong-TB Simatupang, Jakarta. New APV Luxury serta Karimun Wagon R sendiri mengandalkan perubahan tampilan eksterior demi mengguratkan level yang berbeda di antara varian-varian di bawahnya.Khusus untuk si MPV semi bonnet, ada penambahan fitur ciamik: inside mirror with monitor rear camera.

“New APV Luxury membawa aura lebih berkelas sehingga mobil ini menjadi lebih istimewa. Sisi interior, samping, belakang, lebih mewah,“ ujar Head of 4W Brand Development PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Makmur di sela-sela acara uji kendara.

Sementara itu, konsep desain Karimun Wagon R GS, menurut Head of 4W Product Development SIS Donny Saputra, menambahkan sisi gaya di tengah-tengah empat konsep kendaraan ini, yakni kabin yang relatif lapang, multifungsi, praktis, juga hemat konsumsi bahan bakar.

New APV Luxury memiliki desain bumper depan plus belakang baru, grille kromium, side guard dan rear spoiler berbeda„ serta dua pilihan ukuran pelek, 15 dan 17 inci. “Di pelek 17 inci kita desain baru.

Rear spoiler agak mendongak ke atas, lebih proporsional dan mewah,“ jelas Donny. APV Luxury anyar juga memiliki fog lamp kromium yang berhiaskan day time running light. Di bagian kabin kian elegan dengan panel bernuansa warna kayu di konsol tengah dan armrest dan captain seat di baris kedua yang berbalutkan eco leather. Coretan-coretan dari spidol atau pulpen dapat dengan gampangnya dihapus dari material kulit satu ini.

Karimun Wagon R GS, di sisi lain, bergaya dengan desain lampu depan yang lebih garang, grille baru, penambahan fog lamp kromium. Satu hal berbeda lagi di LCGC andalan Suzuki ini ialah nuansa gelap nan maskulin saat Media Indonesia memasuki kabinnya.Spion mutakhir Secara performa, kedua mobil ini se sungguhnya tak jauh berbeda dari varianvarian di bawahnya. APV Luxury masih mengusung mesin G15A 1.5 L. Tarikan di putaran bawah agak lambat dengan torsi yang baru terasa di 2.500 rpm.

Berbagai aksesori baru di New APV Luxury sendiri menambah bobot mobil tersebut hingga 5 kg. Yang berperan paling besar ialah material eco Leather. “Sekitar 2 kg,“ tandas Donny.

Satu fitur yang membuatnya makin berbeda ialah inside mirror with monitor rear camera, satu-satunya di segmennya. Mirip fitur mobil premium, kondisi belakang mobil saat sedang mundur atau parkir kini dapat diproyeksikan di kaca spion.

Hanya saja, saat Media Indonesia sempat mencobanya dalam keadaan siang hari terik, proyeksi menjadi tak terlalu jelas karena intervensi cahaya dari luar.

Bagaimana dengan Wagon R GS? Meski menyandang label `mobil murah', tapi getaran di kabin dan kekedapan suara LCGC ini cukup oke. Tarikan di putaran bawah, tengah, dan atas pun masih cenderung asyik dibawa berlari di tol. (Xan/S-2) Media Indonesia, 16/10/2014, halaman 23